Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa - Selengkapnya



Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa - Selengkapnya
Semangat Belajar Anak

Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa - Motivasi merupakan kebutuhan dasar dalam melakukan segala sesuatu. Dalam Kamus Cambridge dijelaskan Motivation is enthusiasm for doing something, the need or reason for do something. Secara sederhana kita artikan bahwa motivasi bisa menjadi alasan atau kebutuhan untuk melakukan sesuatu. Kuat dan lemahnya motivasi yang kita miliki akan menentukan baik-buruknya hasil pekerjaan kita. Nah, dalam belajar juga demikian, ketika siswa sangat lemah motivasinya dalam belajar, maka dalam proses belajar itu sendiiri ia akan merasa tidak punya tujuan, mengambang dan tidak bergairah belajar. 

Maka, dari uraian diatas kita dapat memahami betapa pentingnya motivasi atau semangat belajar siswa.  Sehingga menjadi sebuah catatan penting bahwa motivasi dan semangat belajar siswa harus dibangun sejak dini. Untuk apa mereka bersekolah? Untuk apa mereka mengerjakan pekerjaan rumah?Untuk apa mereka harus mengikuti ujian, dan lain-lain.  

Sebelumnya, dalam banyak buku dan internet sudah banyak artikel yang membahas tentang cara meningkatkan semangat belajar siswa.  Beberapa pemikiran yang saya tuliskan dalam artikel ini merupakan hasil penelusuran beberapa buku dan artikel yang sudah saya baca.

Cara Orangtua dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak
Orangtua, selain sebagai pendidik yang pertama dan terutama, juga sekaligus motivator yang pertama dan terutama.  Orangtualah yang mengetahui persis bagaimana situasi dan perkembangan anak. Maka untuk memahamkan pentingnya bersekolah dan belajar juga bersumber dari orangtua. Setelah anak mengetahui untuk apa ia bersekolah, maka secara alamiah akan dibangun motivasi dalam dirinya. Orangtua, setelah berhasil memberi pengertian kepada anak akan pentingnya pendidikan, bukan berarti tugasnya selesai, tapi dalam seluruh rangkaian dan proses perkembangan anak, orangtua haruslah tetap hadir dalam memotivasi dan mengkontrol anak.

Dalam upaya meningkatkan motivasi dan semangat belajar anak, orangtua harus dapat melakukan beberapa upaya berikut:
  • Memberikan asupan gizi yang mencukupi.
    Semangat belajar yang dimiliki anak tidak akan berhasil jika asupan gizi yang diberikan tidak terpenuhi. Dalam proses belajar, otak membutuhkan konsentrasi, daya ingat dan pemahaman. Akan sulit bagi seorang anak dengan gizi buruk tetap mampu konsentrasi. Apalagi dalam belajar bidang studi yang membutuhkan ketelitian yang tinggi, misalnya bidang studi matematika, fisika, kimia, biologi dan bidang studi lain yang membutuhkan perhitungan dan analisis.
  • Menyediakan peralatan dan perlengkapan belajar yang memadai.
    Saat ini banyak peralatan dan media pembelajaran yang dapat membantu dalam proses belajar. Zaman sekarang ini, siswa juga dituntut untuk mampu menguasai IT, karena dalam proses belajar-mengajar juga sudah menggunakan media-media pembelajaran yang modern. Misalkan Internet, Proyektor, dan berbagai alat multimedia belajar
  • Memberikan Reward atau penghargaan
    Diupayakan dalam setiap prestasi yang dibuat oleh anak, orangtua hadir dalam mengapresiasi hasil kerja kerasnya, walau sekecil apapun. Penghargaan ini dapat berupa mainan yang disukai, makanan yang disukai, jalan-jalan dan apa saja yang membuatnya senang. Ini akan membuat anak terus termotivasi untuk melakukan yang terbaik, apakah itu di rumah, di sekolah dan dimana saja ia berada. Di sisi lain, penghargaan ini akan membentuk karakternya untuk menghargai hasil usaha orang lain.
  • Konsultasi kepada guru
    Karena anak juga memiliki banyak waktu, pengalaman dan berbagai tantangan yang dihadapinya, maka orangtua juga perlu mengetahui bagaimana si anak ketika di sekolah. Namun, untuk hal ini ada baiknya sianak tidak mengetahui orangtuanya menanyakan gurunya. Karena, apabila ia mengetahui hal ini, ia akan merasa diawas-awasi. Sehingga cukup internal orangtua dan guru yang berinteraksi
  • Menjadi teladan
    Di sekolah, guru adalah teladan yang menjadi "model" bagi siswa. Namun, di rumah orangtua haruslah tetap menjadi teladan dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Karena orangtua adalah model pertama yang ia kenal semenjak ia dilahirkan.
Cara Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa
Perlu kita ketahui bahwa kehadiran siswa di kelas merupakan awal motivasi belajar anak.  Maka ketika guru semenjak memulai sampai berakhirnya belajar-mengajar, motivasi belajar siswa harus tetap dijaga. Hal ini dapat dilakukan dengan berbagai upaya:
  • Mengenal siswa yang diajarkan secara pribadi. Hal ini merupakan kebutuhan mendasar dalam melakukan pendekatan kepada siswa. Kita tidak mungkin mau mendidik seseorang yang kita belum mengetahui siapa dan bagaimana seseorang itu. Ditambah lagu, dengan mengenal siswa secara pribadi akan menciptakan hubungan timbal-balik yang komunikatif dan penuh pengertian. Siswa juga akan merasa nyaman ketika disekolah, bahkan selalu merindukan guru atau  sekolahnya
  • Menciptakan interaksi yang menyenangkan. Interaksi dalam hal ini bukan hanya interaksi guru dengan siswa, tetapi juga siswa dengan siswa. Hindarkan kesan ketakutan pada siswa terhadap guru. Hubungan yang harmonis ini akan membentuk kelas menjadi sebuah komunitas yang membangun  dan mempunyai efek yang signifikan terhadap proses belajar-mengajar.
  • Guru mampu menguasai metode, model dan strategi pembelajaran yang beragam. Hal ini penting untuk menjauhkan kesan monoton dan membosankan. Siswa juga akan senang mendapat pengalaman-pengalaman bervasiasi.
  • Berlaku adil dan bijaksana dalam menjalankan proses pembelajaran. Hal ini juga penting agar tidak ada istilah "pilih kasih" dalam kelas. Apabila ada konflik dan perkelahian di antara siswa, maka guru harus responsif dalam menyelesaikan segala peluang yang memicu perselisihan.
  • Memperlakukan siswa sesuai dengan kemampuan dan bakatnya.  Mengapa hal ini harus dilakukan? Salah satu tujuannya adalah agar siswa tidak merasa direndahkan ketika tidak bisa melakukan apa yang diminta (mengikuti pembelajaran) yang dimoderasi oleh guru. Di sisi lain, guru perlu melihat potensi-potensi-  minat dan bakat  yang dimiliki oleh siswa. Kebutuhan akan pengembangan minat dan bakat ini perlu diakomodir sedemikian rupa agar siswa semakin termotivasi untuk berprestasi, tidak hanya dalam kelas.
  • Mengutip istilah Ki Hadjar Dewantara, bagi semua guru mari kita buktikan bahwa Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karso, Tut Wuri Handayani. Di depan jadilah teladan, ditengah jadilah pribadi yang pemyemangat dan membangkitkan, dan di belakang jadilah pemberi dorongan.
Saya yakin, apabila orangtua dan guru bersama-sama melakukan upaya diatas, maka motivasi belajar siswa akan terbangun. Secara tidak langsung, dengan motivasi dan semangat belajar yang kuat, bukan tidak mungkin mereka mampu menciptakan prestasi-prestasi yang luarbiasa.  

Dengan semangat, kita mampu mengubah dunia! Kalaupun tidak berhasil mengubahnya, setidaknya kita tidak ditindas  olehnya. 

Terimakasih, semoga bermanfaat!








DAFTARKAN EMAILMU UNTUK DAPAT BUKU ATAU ARTIKEL GRATIS

Seorang Manusia Biasa Yang Candu Membaca, Menulis dan Berdiskusi. Berkat Candu Itu Saya Menetapkan Hati Menjadi Blogger. Nice To Meet You Guys..!

0 Response to "Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa - Selengkapnya"

GET NOTIFICATIONS