[Puisi] - H u j a n

Ilustrasi Hujan- Sumber: News.Okezone.com

Pagi tadi telah bercerita padaku

Bahwa ia akan memberi siang yang menyejukkan
Siang telah kompromi dengan pagi dan bersepakat akan mendatangkan hujan
Bahwa hujan memang mulai merintik dan mengusir kepanasan.

Langit tidak ikut berkata 'sepakat', tak kuasa berontak

Bahwa tanah pun bersahaja
Menikmati kesejukan oleh hujan yang berjatuhan
Rerumputan tertawa riang, dimandikan hujan.

Burung-burung pun kembali dan melepas rindu

Memberi susu dan makan
Walau dingin, tapi mereka menikmatinya
Sang hujan pun menikmati pemandangan ini.

Tak ada kesepakatan, namun hujan selalu menyejukkan

Begitu juga sebabnya padaku
Hujan tidak hanya membasahi tanah, rumput, burung dan setiap makhluk 
Kesejukan itu mengalir sampai ke hatiku
Hati yang tiada tentu, karna pahit dan lesunya roda hidup.

Oh hujan, terimakasih atas mesramu siang ini

Datangmu memberi arti lebih dari sekedar hujan
Tiada yang mengisiku sebelum datangmu
Ah hujan, aku selalu jatuh cinta padamu.

Lupa atau ingat, kehadiranmu tak lekang oleh waktu

Aku menunggu, walau kita tiada janji
Terimakasih hujan, sampaikan salamku pada pengutusmu
Aku semakin mengagumi Dia, walau kadang aku sesat

Hujan, teruslah begitu

Tanpa rindu, tanpa pesan, dan tanpa peringatan, kau hadir
Mengisi kekosongan, mengosongkan kepenatan
Berjanjilah 'setia' untuk itu dan jangan marah atau murka.

Hujan, 

Hujan, 
Hujan, aku selalu merindukan tetesanmu
Hujan, kau tidak hanya air tapi karunia berlimpahan.

Salam.
Alfredo Pance Saragih

A.P.S
Pematangsiantar, 

DAFTARKAN EMAILMU UNTUK DAPAT BUKU ATAU ARTIKEL GRATIS

Seorang Manusia Biasa Yang Candu Membaca, Menulis dan Berdiskusi. Berkat Candu Itu Saya Menetapkan Hati Menjadi Blogger. Nice To Meet You Guys..!

0 Response to "[Puisi] - H u j a n "

GET NOTIFICATIONS