Dr. Abdulrahman Saleh Bapak Ilmu Faal Indonesia
![]() |
Abdulrahman Saleh dikenal sebagai
Bapak Ilmu Faal Indonesia. Ia lahir di Jakarta 1 Juli 1909 ketika Indonesia
masih dalam cengkeraman kolonialisme Belanda. Ia mempunyai kemampuan dan aktif dalam
berbagai bidang. Ia seorang dokter yang berjasa besar dalam mengembangkan ilmu
faal di Indonesia. Berkat jasanya dalam kedokteran, ia diberi gelar sebagai
Bapak Ilmu Faal Indonesia.
Selain di bidang kedokteran,
Abdulrahman juga aktif dalam dunia politik. Ketika menjadi mahasiswa, ia
menjadi anggota Indonesia Muda, Jong
Java, dan Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI). Ia juga aktif dalam perkumpulan
olahraga terbang dan berhasil memperoleh brevet terbang. Selain itu ia juga
giat dalam vereniging voor Oosterse Radio
Omroep (VORO) dan kemudian menjadi pemimpin organisasi itu.
Sesudah Indonesia merdeka,
Abdulrahman Saleh menyiapkan sebuah pemancar, yang bernama Siaran Radio
Indonesia Merdeka. Melalui radio ini, berita-berita mengenai Indonesia
disiarkan ke luar negeri. Ia juga mempunyai kontribusi yang besar dalam
mendirikan Radio Republik Indonesia (RRI). Radio ini berkumandang di udara
sejak 11 September 1945. Hingga sekarang radio ini masih mengudara dan di dengar
banyak orang. Juga memiliki stasiun di daerah-daerah Indonesia.
Tak hanya disitu, Abdulrahman
Saleh juga berkarya dalam dunia militer. Ia masuk dalam dinas Angkatan Udara
dan berkat kemampuannya, ia diangkat menjadi Komandan Pangkalan Udara Madiun.
Untuk membina tenaga-tenaga muda keudaraan, maka didirikanlah Sekolah Teknik
Udara dan Radio Udara di Malang. Ia juga member kuliah pada Perguruan Tinggi
Kedokteran di Klaten.
Bersama Adisucipto, ia berangkat
ke India untuk menjalankan tugas negara pada Juli 1947. Ketika kembali ke
Indonesia ia membawa obat-obatan sumbangan dari Palang Merah Internasional
untuk Palang Merah Indonesia. Namun, sewaktu akan mendarat di Lapangan Terbang
Maguwo, Yogyakarta, pesawat Dakota VT CLA yang ditumpanginya ditembak oleh
pesawat pemburu Belanda. Akibatnya, pesawat itu jatuh terbakar dan ia pun
gugur. Peristiwa itu terjadi pada 27 Juli 1947 dan jasadnya dimakamkan di
Yogyakarta.
Catatan: Semoga semangat karya
dan perjuangan Abdulrahman Saleh dapat menginspirasi kita untuk senantiasa
mengembangkan ilmu pengetahuan, aktif dalam belajar dan berjuang untuk
Indonesia serta memperdalam rasa nasionalisme kita bangsa Indonesia. Salam
Belajar, Berkarya dan Berjuang.

0 Response to "Dr. Abdulrahman Saleh Bapak Ilmu Faal Indonesia"
Post a Comment