Belajar Menghargai Perbedaan


Belajar Menghargai Perbedaan
Belajar Menghargai Perbedaan

Belajar Menghargai Perbedaan - Belajar menghargai perbedaan menurut saya menjadi sebuah resolusi penting untuk Indonesia saat ini. Mengapa? Karena hari-hari terakhir ini Indonesia begitu diguncang oleh isu-isu SARA, terutama masalah agama. Secara tidak langsung muncul issue-issue yang menggiring masyarakat untuk saling membenci yang berbeda agama dengannya. Maka, mengharhai perbedaan harus segera kita wujudkan.  

Agama yang seharusnya menumbuhkan kedamaian dan persaudaraan, eh di Indonesia justru sebaliknya, agama sering menjadi pemicu keributan, tindakan main hakim sendiri, kekerasan, dan menjadikan pihak lain yang berbeda agama menjadi musuh. Ini adalah sebuah realita yang berpotensi mengikis persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Untuk itu, perlu kiranya kita seluruh masyarakat Indonesia belajar menghargai perbedaan. 

Dari zaman dulu Indonesia sudah dikenal sebagai negara yang memiliki bangsa yang beragam. Banyaknya keanekaragaman itu dapat ditangkap dan direfleksikan oleh para pendiri bangsa Indonesia dalam membangun pondasi kedirian bangsa Indonesia.  

Berkat kesadaran akan perbedaan itu, lahirlah dasar negara indonesia yang tidak berdasarkan suatu ajaran agama, bukan pula paham kelompok tertentu, melainkan dasar negara Indonesia dibuat dalam sebuah nilai yang dapat menyatukan semua bangsa yang berada di Nusantara. Pancasila, itulah pondasi bangsa Indonesia. 

Pancasila menurut saya, bukanlah hanya sebagai dasar negara Indonesia, melainkan Pancasila harus dijadikan sebagai "jalan hidup" seluruh warga negara Indonesia. Ketidakmampuan kita dalam menjiwai dan menanamkan pancasila kepada masyarakat Indonesia akan melahirkan sikap-sikap yang dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Perbedaan agama, suku, budaya dan antar golongan seharusnya menjadi kekayaan bangsa Indonesia yang tidak bisa diukur dengan nilai mata uang manapun. Perbedaan harusnya menjadi pewarna kehidupan bangsa Indonesia.  Ketidakmampuan kita dalam menerima perbedaan cenderung akan mengakibatkan perbecahan. Maka ketika ada pihak-pihak di Indonesia yang tidak dapat menerima perbedaan, ditambah lagi pihak-pihak ini mendapat banyak dukungan, maka jangan heran ketika Indonesia pecah. Akan terjadi sebuah disintegrasi nasional mengerikan.

Dari dulu kita sudah mengenal "Bhineka Tunggal Ika", yang artinya walaupun berbeda-beda tapi tetap satu juga. Dalam 3 kata ini sudah memuat pentingnya menghargai perbedaan. Indonesia memang beragam, ada yang Islam, Katolik, Kristen, Konghucu, Hindu, Buddha, dan lain-lain. Belum lagi kalau kita menguraikan perbedaan dalam suku, ras, budaya, dan golongan. 

Kita bangsa Indonesia bersatu, menjadi sebuah negara bukan karena sebuah agama, bukan karna sebuah ras atau golongan. Apa yang mempersatukan kita? Soekarno mengatakan kita semua adalah senasib sepenanggungan, sesama bangsa yang dijajah.

Mari kita menghargai perbedaan, bukan malah menciptakan jurang pemisah antara yang satu dengan yang lain. Meskipun kita berbeda, mungkin dalam agama, mungkin dalam ras, mungkin dalam suku, mungkin pula golongan. Tapi kita harus menyadari bahwa kita adalah satu. Satu di dalam kemanusiaan.  



DAFTARKAN EMAILMU UNTUK DAPAT BUKU ATAU ARTIKEL GRATIS

Seorang Manusia Biasa Yang Candu Membaca, Menulis dan Berdiskusi. Berkat Candu Itu Saya Menetapkan Hati Menjadi Blogger. Nice To Meet You Guys..!

0 Response to "Belajar Menghargai Perbedaan"

GET NOTIFICATIONS