Inilah Alasan Mengapa Menulis Itu Gampang dan Sangat Penting


Menulis Itu Gampang
Menulis Itu Gampang
Di dalam kata "Menulis Itu Gampang" terkandung paradigma bahwa menulis itu tidaklah rumit, lelah dan pun tidak harus jadi ilmuwan atau pakar. Justru banyak orang setelah banyak menulis dulu baru menjadi pakar atau ilmuwan. Jadi, sebelum menulis, kita harus menanamkan dalam diri bahwa siapa saja bisa melakukannya. Jadi, kalau semua bisa melakukannya, mengapa saya tidak?.



MENULIS ITU KETERAMPILAN SEKOLAH DASAR
 
Barangkali diantara kita sudah ada yang pernah mendengar kalimat diatas. Jika pun belum, maka ini harusnya motivasi bagi kita sebagai awal yang optimis. "Menulis itu keterampilan sekolah dasar" bukanlah dari saya. Saya hanya meminjamnya dari seorang penulis yang paling senang disebut sebagai manusia pelajar. Andreas Harefa nama penulis itu. Berkat paradigmana menulis itu, penulis yang satu ini telah melahirkan puluhan buku bestseller. Tapi saya masih membacanya 3 judul buku. Tapi dari ketiga buku itu, cukuplah bagi saya untuk memposisikan dia sebagai motivator saya untuk menulis. Meski tidak harus bertemu atau dibimbing langsung olehnya.

Mengapa kemampuan Sekolah Dasar?
 
Pertama, kita diajari dan mengenal huruf, kata dan kalimat. Kedua, setelah mengenal, kita diajarkan menuliskan, menyusun dan bahkan membuat tulisan. Ketiga, saya masih ingat waktu SD dulu guru menyuruh kami untuk menulis pengalaman liburan. Meskipun saat itu tulisan saya jadi tidak tentang liburan, melainkan hampir semuanya tentang kerja di ladang. Karena memang liburannya selalu ke ladang. Hahaha. Namun, pada intinya menulis telah kita lakukan sejak di SD.
Mengapa Harus Menulis?
 
Dalam perjalanan sejarah, tercatat bahwa penulis adalah pemenang kehidupan. Barangkali kalau para filsuf, ilmuwan, fisikawan, pakar sosial budaya dan para sastrawan, dll tidak menulisan buah pemikiran mereka maka situasi dunia sekarang mungkin akan berbeda. Tanpa bermaksud hiperbolik, bisa dikatakan bahwa dengan menulis, kita dapat mengubah dunia.

Percaya atau tidak (kalau saya selalu percaya), menulis itu banyak manfaatnya, kalau orang ekonomi mungkin lebih menggunakan kata banyak "untung"nya. Contoh sederhana adalah, dengan menulis kita otomatis mengasah otak dan mensistematiskan kerangka berpikir. Contoh lain: dikenal banyak Orang, dapat penghargaan dan tidak sedikit orang menjadi kaya karena tulisan (buku)nya. Pengarang Fiksi HARRY POTTER, JK Rowling, penulis yang mungkin dapat kita jadikan contoh. Silahkan ditambah jika teman-teman tahu nama lain.

Di Indonesia, Pramoedya Ananta Toer adalah seorang penulis yang turut memberikan keberanian untuk menulis. Menurut Bang Pram, menulis itu adalah tugas nasional. Menulis adalah menolak dan meniadakan kefanaan. Sehebat dan semasyur apapun seorang manusia, ketika ia tidak menulis maka ia akan dilupakan oleh sejarah. Menulis adalah mengabdi pada keabadian.

Namun, karena penguasa yang tidak manusiawi dan tak tahan kritik, akhirnya pemikiran "emas" dibungkam dan dihapus dari sejarah. Untungnya, masih ada orang-orang yang berani membuka, menggali dan mencari kebenaran sejarah. Meskipun hasilnya sulit untuk diterima oleh umum. Mengapa? Kalau saya menilai, publik dan kalangan umum adalah korban malpraktek sejarah. Kita kebanyakan adalah korban hegemoni, baik hegemoni sejarah, dan yang paling kurang ajar hegemoni ideologi.

Namun, saya meyakini bahwa sehebat dan se-otoriter apapun sebuah rejim, pada akhirnya sejarah akan meluruskan sejarahnya sendiri. Disinilah juga terkandung kekuatan tulisan. Pada akhirnya penulis yang berani memilih "diasingkan daripada menyerah pada kemunafikan" akan selalu diingat jaman. Soe Hok Gie contohnya. Mungkin saat ini tidak terlalu dikenal mahasiswa. Tapi suatu saat, dimana rasionalitas kita semakin dikuatkan, semuanya akan dikenang dan dihargai. Memang semua akan indah pada waktunya. Mari menulis untuk kehidupan yang lebih baik.
Salam.

DAFTARKAN EMAILMU UNTUK DAPAT BUKU ATAU ARTIKEL GRATIS

Seorang Manusia Biasa Yang Candu Membaca, Menulis dan Berdiskusi. Berkat Candu Itu Saya Menetapkan Hati Menjadi Blogger. Nice To Meet You Guys..!

0 Response to "Inilah Alasan Mengapa Menulis Itu Gampang dan Sangat Penting"

GET NOTIFICATIONS